Review Buku Panduan Tips Hamil dr Rosdiana Ramli SpOG !
Buku ini dapat memandu anda untuk cepat hamil. Silakan baca review saya tentang buku ini Disini

Mengenal Apa Itu PCOS dan Cara Mengatasinya

yunita septianaPCOS (Polycystic Ovary Syndrome) atau sindrom polikistik ovarium adalah gangguan pada kesuburan wanita yang diakibatkan oleh adanya sejumlah kista pada indung telur atau ovarium.

Gangguan ini bun, umumnya terjadi pada kaum wanita dan muncul pada usia produktif yaitu sejak haid pertama hingga wanita berusia 45 tahun.

Umumnya, PCOS ini disebabkan ketidakseimbangan hormon yang akan mengganggu siklus menstruasi dan berakibat wanita menjadi lebih sulit untuk hamil.

mengenal pcos dan cara menanganinya

Gangguan pada kesuburan wanita, merupakan salah satu dari sekian banyak tanda dan gejala dari PCOS (Polycystic Ovary Syndrome).

Bila tidak segera ditangani, PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) ini tidak saja dapat mengganggu kesuburan, tapi juga dapat berimbas memunculkan berbagai penyakit serius lain, seperti jantung dan kencing manis.

Umumnya wanita yang menderita PCOS, pada indung telur atau ovariumnya, akan tumbuh sejumlah kista kecil atau disebut polikistik.

Inilah mengapa gangguan ini mendapatkan nama sindrom polikistik ovarium dari kedokteran.

Bagaimana Tanda dan Gejala Terjadinya PCOS Ini ?

PCOS ini adalah sindrom yang ditandai dengan munculnya sekumpulan tanda dan gejala yang berbeda beda untuk tiap wanita.

Namun bun, secara umum tanda dan gejala dari PCOS ini adalah sebagai berikut :
Terjadinya pembesaran ovarium yang diakibatkan sekumpulan kantung berisi cairan yang mengandung telur yang belum saatnya matang, yang disebut kista folikel.

ovarium yang normal dan yang terkena PCOS

Apabila disaksikan lewat USG, jumlah folikel yang terlihat, dapat mencapai 12 kantung folikel atau lebih, dengan ukuran yang bervariasi antara 5-8 mm.
Mengalami Gangguan Menstruasi atau Haid

Haid dapat terganggu menjadi lebih lama misalnya menjadi lebih dari 35 hari, atau siklus yang sangat tidak teratur, misalnya sampai berbulan bulan tidak haid.

Dapat pula terjadi pendarahan hebat saat haid, yang disertai nyeri pada panggul.
Mengalami gangguan Kesuburan Seperti Susah Hamil

Antara 7 dari 10 wanita yang mengalami PCOS akan mengalami gangguan pada kesuburannya sebagai konsekuensi dari terganggunya proses ovulasi setiap bulannya.

Muncul Bercak Hitam Pada Kulit di Belakang Leher, bawah lengan, bawah lutut, dan beberapa daerah lain yang diakibatkan tingginya produksi insulin dalam darah.

Tanda lain dapat berupa meningkanya kadar hormon androgen yang timbul dengan tanda tumbuhnya rambut yang berleih pada sebagian tubuh dan wajah, timbul jerawat, dan terjadi kebotakan.

tumbuhnya rambut karena hormon androgen pada penderita PCOS

Inilah kondisi yang disebut dengan ketidakseimbangan hormon, yaitu sebuah fenomena dimana terjadi kenaikan produksi hormon laki laki yang disebut androgen.

Pada dasarnya, wanita selain memproduksi hormon perempuan, juga memproduksi sedikit hormon laki laki, dan terlalu banyak peningkatan produksi hormon ini akan menghambat ovulasi dan pematangan sel telur.

Meningkatnya Berat badan

naiknya berat badan diakibatkan oleh PCOS

Wanita yang menderita PCOS, sekitar 40% akan mendapatkan peningkatan pada berat badannya secara signifikan.

Gejala lain pada PCOS juga akan semakin menunjukkan keparahan saat penderita mengalami peningkatan berat badan berlebih terlebih bila gaya hidupnya tidak sehat.

Bila bunda mengalami 2 atai lebih dari berbagai anda diatas, maka sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter, agar dapat segera menjalankan pemeriksaan yang dibutuhkan untuk pencegahan lebih lanjut.

Lalu Apa Sebenarnya Penyebab dari PCOS ?

Sampai saat ini, penyebab pasti dari PCOS bun, belum diketahui dengan pasti. Namun ada beberapa hal yang diperkirakan menjadi pemicu dan berperan pada munculnya PCOS ini, diantaranya :

Tingginya Kadar Insulin Dalam Darah

Hal ini umumnya diakibatkan oleh resistensi insulin. Insulin merupakan sebuah hormon yang diproduksi oleh pankreas, dan berperan dalam mengontrol kadar gula dalam darah.

Pada penderita PCOS, tubuhnya mengalami ketidakpekaan terhadap insulin, sehingga akan mengalami resistensi insulin.

Hal ini mengakibatkan pankreas akan menjawab hal ini dan memproduksi insulin lebih banyak dari sebelumnya, yang pada akhirnya akan memicu produksi hormon androgen juga ikut meningkat.

Dan meningkatnya kadar hormon androgen ini, akan mempengaruhi kemampuan ovarium anda dalam berovulasi, dan mengganggu program kehamilan anda.

Terjadi Inflamasi Ringan

Sebuah penelitian mengabarkan bahwa wanita dengan PCOS akan mengalami inflamasi atau peradangan ringan, yang juga memicu produksi hormon androgen.
Faktor Keturunan

Apabila ada sebagian keluarga seperti ibu atau saudara perempuan mengalami PCOS, maka peluang anda mengalami PCOS juga akan meningkat. Begitu pula faktor GEN juga ikut berperan erat pada munculnya PCOS.

Obesitas atau Kelebihan Berat Badan

Naiknya berat badan karena PCOS

Obesitas juga memiliki peran dalam memicu munculnya PCOS. Timbunan lemak pada tubuh anda yang gemuk akan meningkatkan resistensi insulin dan mengakibatkan semakin naik kadar insulin dan produksi hormon androgen anda.

PCOS dan Komplikasinya

PCOS yang berdampak negatif pada wanita dan mengganggu kesuburan dan program kehamilan, juga dapat menimbulkan komplikasi yang serius dan parah, apalagi bila penderitanya memiliki pola hidup yang tidak sehat.
Berikut Beberapa Komplikasi dari PCOS

  • Penyakit Kencing Manis Tipe 2
  • Hipertensi
  • Meningkatnya Trigliserida dalam darah
  • Menurunnya Kolesterol Baik dalam darah (HDL)
  • Sindrom metabolik yang memicu penyakit kardiovaskular, atau penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah
  • Peradangan pada Hati akibat penumpukan lemak pada hati
  • Gangguan Kesuburan pada wanita
  • Insomnia
  • Depresi
  • Pendarahan pada rahim
  • Kanker pada endometrium atau dinding rahim
  • Kehamilan prematur

Cara Penanganan PCOS dan Pemeriksaannya

1. Pemeriksaan

periksa ke dokter bila telah positif terkena pcos

Pada pemeriksaan, dokter biasanya akan melakukan berbagai macam pemeriksaan diantaranya :

  • Pemeriksaan secara fisik, diantaranya tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dll.
  • Pemeriksaan panggul, untuk memeriksa organ reproduksi anda.
  • Test darah untuk mengecheck semua kandungan dalam darah termasuk insulin, androgen, sel darah merah, darah putih, dll.
  • USG untuk melihat kondisi kesehatan rahim dan ovarium anda. 

2. Penanganan Dan Pengendalian

Apakah benar PCOS bisa ditangani dan disembuhkan ? Pada kenyataannya, PCOS sebenarnya tidak dapat disembuhkan 100%.

Namun, untuk perawatan dan penangan dapat dilaksanakan guna membantu meringankan gejala dan keluhan yang diakibatkan PCOS, terlebih bila masih dalam stadium awal.

Penanganan dan pengobatan pasien PCOS umumnya, diawali dengan menurunkan berat badan pasien melalui berbagai diet yang diatur oleh dokter, seperti diet rendah kalori yang diimbangi dengan olah raga ringan yang dilakukan harian.

Menurut penelitian yang dilakukan, penurunan berat badan meski hanya sebanyak 5% – 10% saja, sudah memberikan hasil positif dalam meringankan dan memperbaiki keluhan PCOS.

Sementara untuk program diet nya, yang perlu dilakukan adalah diet rendah karbohidrat dan bukan diet rendah lemak.

Hal ini karena karbohidrat adalah sumber lemak bila tidak dibakar menjadi energi dan terlalu banyak disimpan dalam tubuh.

Diet rendah kalori untuk penderita PCOS

Kurangi makanan dan minuman yang mengandung gula dan pemanis buatan, memperbanyak konsumsi air putih dan sayuran dan olah raga minimum 3x dalam seminggu.

Olahraga teratur, juga sangat membantu meringankan penderita PCOS, karena metabolisme menjadi lebih lancar.

Dan akhirnya, dokter akan memberikan resep berbagai obat obatan yang bertujuan untuk :

Melancarkan Siklus dan Banyaknya haid

Dokter umumnya akan memberikan resep obat untuk membantu mengembalikan dan normalisasi siklus haid.

Dokter dapat memberikan rekomendasi penggunaan pil KB yang mengandung estrogen dan progestin untuk membantu melancarkan siklus haiddan mengurangi resiko terjadinya kanker rahim disamping pula menekan produksi hormon androgen.

Pengobatan dengan pil KB ini cocok untuk anda yang haidnya tidak lancar dan ingin melancarkannya kembali, NAMUN tidak cocok untuk anda yang berencana ingin cepat hamil.

Baca Juga: Benarkah Pil KB Dapat Memancing Hamil

Jadi fokusnya adalah melancarkan haid dulu.

Membantu Ovulasi

Bila anda merupakan penderita PCOS yang ingin hamil, maka pengobatan yang diperlukan adalah obat yang dapat membantu anda berovulasi seperti Clomiphene (Clomid, Serophene), yang merupakan obat anti estrogen.

Jika penggunaan Clomiphene belum memberikan hasil yang efektif, maka dapat dikombinasikan dengan obat metformin.

Metformin merupakan sebuah obat yang dapat mengatasi gangguan haid dan kadang digunakan untuk membantu penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darah tetap pada taraf normal.

Mengendalikan Pertumbuhan Rambut Yang Berlebih 

tumbuhnya rambut pada wanita akibat hormon androgen pada pcos

Pertumbuhan rambut yang berlebih atau sering disebut Histurisme, umumnya disebabkan tingginya hormon androgen pada wanita.

Hal ini bisa diatasi dengan memberikan pil KB untuk mengurangi produksi hormon androgen yang disebut  spironolactone (aldactone) yang bisa menghalangi efek androgen pada kulit.

Namun perlu dicatat bahwa untuk anda yang sedang melakukan program kehamilan, sebaiknya jangan mengkonsumsi obat ini, karena dapat menimbulkan cacat pada bayi.

Obat lain yang bisa menjadi rekomendasi adalah Eflornithine yang dapat membantu memperlambat pertumbuhan rambut pada area wajah wanita.

Tentunya, semua pemakaian obat diatas, HARUS dan SELALU mendapatkan resep dan izin dari dokter anda.

Jangan pernah berusaha inisiatif untuk menggunakannya sendiri, karena obat obatan tersebut akan bereaksi langsung dengan hormon anda, yang membutuhkan penanganan dan pengetahuan mendalam tentang hal ini =)

Semoga penjelasan tentang apa itu PCOS dan cara menanganinya diatas, menjawab pertanyaan anda =)


Sudahi Penantian Panjang Anda =)
Ijinkan Saya dr Rosdiana Ramli SpOG, mendampingi program hamil anda, saat ini juga. KLIK Disini untuk memulainya =)

Tentang Penulis Smiley face
Halo bun, saya Yunita Septiana , Praktisi & Pengamat Kesehatan Wanita sekaligus penulis aktif di blog ini. Bila belum berteman dengan saya, add FB saya disini =)