Bersama Yunita Septiana (Penulis)
Praktisi dan Pengamat Kesehatan, kesuburan dan program hamil Wanita.

Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20 Tahunan

Jika anda mencoba untuk hamil di usia 20 tahunan, maka waktu ada dipihak anda, begitu pula dengan aturan biologisnya.

Tubuh anda telah siap untuk hamil karena ini adalah masa keemasan dari kesuburan anda sebagai wanita karena pada saat inilah hormon dan kesuburan anda berada pada puncak kesuburan anda.

Namun demikian, kehamilan di berbagai usia memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. Dan lewat artikel ini, kita akan bahas keuntungan beserta kerugian anda melakukan program hamil di usia 20an tahun.

keuntungan hamil di usia 20 tahun

Keuntungan dan Kerugian Hamil diusia 20 tahunan

KEUNTUNGAN

Para ahli mengatakan bahwa kesuburan berada pada puncaknya di usia 20 tahunan. Jadi bila dilihat dari sudut pandang biologis, ini adalah waktu terbaik untuk hamil dan memiliki anak.

Seperti setiap wanita, anda lahir dengan sel telur sejak masih bayi, sekitar 1 – 2 juta buah. Pada masa puber, jumlah sel telur anda mencapai 300-000 – 500.000 buah, namun ovarium anda HANYA akan melepaskan sekitar 300 buah selama masa produktif anda.

Dan bersamaan dengan anda beranjak tua, ovarium anda juga akan ikut menua, seiring dengan seluruh tubuh anda, sehingga kualitas dari sel telur dan siklus haid anda, akan secara bertahap menurun.

Inilah mengapa wanita yang lebih muda, akan cenderung memiliki resiko lebih rendah melahirkan anak yang memiliki keterbelakangan mental atau down syndrom karena kualitas sel telurnya masih sangat baik.

Resiko keguguran juga jauh lebih rendah, sekitar 10% pada wanita di usia 20an, 12% pada wanita di kisaran usia 30an, dan 18% pada wanita di akhir 30an. Resiko keguguran akan meningkat tajam sekitar 34% pada wanita di awal usia 40an dan 53% disuai 45 tahun.

Kehamilan juga umumnya lebih mudah secara fisik bagi wanita di usia 20 tahunan karena resiko dari komplikasi juga lebih rendah seperti darah rendah dan diabetes.

Anda juga akan memiliki resiko lebih rendah mendapatkan masalah dengan kehamilan seperti masalah pada rahim yang biasanya menjadi masalah kewanitaan wanita pada usia diatas 30 tahunan.

Dan terakhir, wanita yang lebih muda, akan cenderung memiliki kemungkinan lebih rendah dalam mengalami kelahiran prematur, atau bayi lahir dengan bobot lebih rendah dibandingkan dengan wanita di usia 35 tahun.

Dengan catatan bahwa semua hal diatas terjadi selama anda memiliki pola makan dan pola hidup sehat dan tidak memiliki masalah dengan kesehatan sebelumnya.

Juga berbicara tentang hal kesuburan, tidak ada masalah bila anda ingin melakukan program hamil di awal usia 20an, atau diakhir usia 20an karena perbedaan kesuburannya, masih sangat kecil.

Dan saat bayi sudah lahir, untuk wanita yang berusia 20 tahunan akan memiliki lebih banyak kemampuan untuk bangun ditengah malam karena bayinya, dan tetap bisa melanjutkan aktifitas di pagi harinya.

Juga bila anda hamil di usia 20 tahunan, anda masih akan memiliki tenaga untuk menemani balita anda nanti bermain di taman.

Dan tidak lupa pula bila nanti saatnya anak anda sudah memilki anak sendiri, anda sebagai seorang nenek masih memiliki kekuatan untuk bermain bersama cucu anda =)

KEKURANGAN

Saat anda berada diusia 20 tahun, anda mungkin akan masih memikirkan karir anda dan mengejar impian anda secara profesional.

Dan jika anda beristirahat sebentar dari karir anda untuk memiliki anak, akan sulit untuk kembali ke karir anda setelahnya.

Juga, wanita yang menunda memiliki anak dan mengejar karir terlebih dahulu, akan mendapatkan keuntungan finansial lebih tinggi dari karirnya serta peluang kerja yang lebih luas daripada ibu muda yang hamil diusia 20 tahunan.

Memiliki anak diusia 20 tahunan tanpa si wanita memiliki kesehatan finansial sendiri atau dari suami, juga akan meningkatkan resiko mendapatkan masalah finansial dibelakang.

Jadi, memiliki anak bagi wanita muda di usia 20 tahunan, juga bisa menjadi hal yang berat, terutama jika si ibu masih belum berpengalaman mengurus dan memelihara bayi, serta belum memiliki kondisi emosional yang memadai.

Pasangan muda kadang tidak memiliki banyak pengalaman hidup untuk memahami bahwa pengalaman dan kesulitannya dalam memiliki anak diawal hanyalah sementara.

Ibu muda biasanya akan lebih mudah merasa depresi dan kewalahan sehingga membuat suami merasa diacuhkan yang kemudian akan mulai mencari kesibukan dan kesenangan sendiri.

Masalah pada pasangan muda

Masalah Emosional Umum Terjadi Pada Pasangan Muda

Idealnya, masalah seperti ini dapat diselesaikan dengan komunikasi antara suami istri, namun kebanyakan pasangan muda justru memasang jarak semakin jauh satu sama lain, sehingga dapat memberikan efek dan dampak buruk bagi pernikahan.

Dan banyak pasangan di usia 20an merasa belum siap untuk menjadi orang tua. Membesarkan anak membutuhkan kesabaran emosional dan spiritual dan bagi kebanyakan orang tua, terutama yang masih muda, belum terlalu siap untuk berkorban dan memiliki kesabaran yang dibutuhkan.

Para ahli mengatakan bahwa kemampuan untuk menjadi orang tua tumbuh dan berkembang seiring dengan waktu dan usia.

Semakin usia bertambah dan pengalaman dalam mengelola anak bertambah, maka akan bertambah pula kesabaran emosional dan spiritualnya.

Juga, kemampuan untuk mengelola dan memprioritaskan sesuatu menjadi lebih baik, karena saat sudah memiliki anak, orang akan lebih mengutamakan kebutuhan keluarganya dulu dibandingkan kesenangan dan hobbynya sendiri.

PELUANG ANDA UNTUK SUKSES

Di usia 20, statistik berada di pihak anda. Wanita yang sehat dan subur di usia 20an, memiliki sekitar 33% untuk hamil pada setiap siklus anda bila anda melakukan hubungan badan 2 atau 3 hari sebelum puncak masa subur anda.

Diusia 30, peluang anda akan menurun menjadi 20% terutama bila anda memiliki haid tidak teratur.

Hanya beberapa persen wanita disuai 20an yang memiliki masalah dengan kesuburan dibandingkan 2/3 wanita pada usia diatas 40 yang cenderung akan memiliki masalah dengan kesuburan. Wanita di usia 20 tahunan memiliki peluang 6% untuk gagal dalam kehamilannya, sementara wanita diatas 40 tahun, akan memiliki peluang gagal sampai 64%.

Dan untuk resiko lain, pada usia 20 tahunan resiko untuk melahirkan anak dengan down syndrom adalah 1 banding 2000. Resiko tersebut akan naik menjadi 1 banding 900 untuk wanita diusia 30 tahunan, dan naik kembali menjadi 1 banding 100 diusia 40 tahun.

cek kesuburan ke dokter

Selalu cek kesuburan anda dan suami ke dokter

YANG HARUS DILAKUKAN BILA ANDA INGIN HAMIL SAAT INI

Untuk memberikan anda peluang terbaik mendapatkan kehamilan yang normal dan bayi yang sehat, pertimbangkan untuk mengambil beberapa langkah penting berikut ini sebelum melakukan program hamil.

Baca tips berikut ini untuk membantu anda mempersiapkan kehamilan anda.

Bila anda masih belum hamil juga, teruslah mencoba.

Biasanya dokter atau bidan anda akan memberikan nasihat untuk melakukan test kesuburan atau merekomendasikan anda ke ahli kesuburan, bila anda telah melakukan hubungan badan di masa subur tanpa menggunakan pengaman dan masih gagal untuk hamil setelah 1 tahun atau lebih.

Hal ini juga untuk mengantisipasi adanya pengaruh penyakit yang dapat membahayakan kehamilan seperti Toksoplasma, dll.

Namun bila anda memang didiagnosa memiliki masalah yang dapat mengganggu program hamil anda seperti masa subur yang tidak teratur, terkena penyakit menular seksual, atau memiliki sejarah keguguran sebelumnya, maka ada baiknya anda langsung dan segera mengkonsultasikan hal ini dengan dokter ahli kesuburan untuk mengecek kesuburan anda dan suami anda.

BAGAIMANA BILA ANDA MAU MENUNGGU DULU UNTUK HAMIL

Bila anda ingin memiliki anak suatu saat nanti dan belum siap memilikinya sekarang, ada baiknya anda mulai melakukan pola hidup sehat dan menghindari stress serta menghindari semua hal yang dapat mengganggu kesuburan anda.

Ingat, kesuburan anda dipengaruhi usia dan efek lain terutama pola makan dan gaya hidup, termasuk diantaranya manajemen stress.

Selama keseimbangan hormon anda terjaga dan anda secara teratur menjaga dan memeriksakan diri anda ke dokter, maka anda dapat menunda untuk hamil dan memiliki anak untuk saat ini, namun masih memilili peluang tinggi untuk hamil di program hamil selanjutnya.

Jadi bila anda saat ini masih diusia 20 tahunan dan ingin hamil, inilah saat yang tepat bagi anda untuk melakukan program hamil, karena waktunya sangat tepat untuk anda.

Namun bila anda berada diusia 30an lebih dan ingin hamil lagi, coba terus dan jangan menyerah, Karena yang menentukan anda hamil atau tidak bukan anda atau orang lain, namun TUHAN lah yang menentukannya =)




MASIH SULIT HAMIL ?
Buku ini dapat membantu anda mengarahkan promil anda kearah yang benar agar anda cepat hamil.
Klik disini, saya tunjukkan seperti apa isinya =)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

What is 7 + 7 ?
Please leave these two fields as-is:
IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)