Fakta Hormon Testosteron Pada Pria

Testosteron merupakan hormon yang kuat pada pria dan wanita.

Hormon ini memiliki kemampuan untuk mengontrol hasrat seksual, mengatur produksi sperma, dan memicu pertumbuhan otot, serta meningkatkan energi.

Hormon ini bahkan dapat mempengaruhi perilaku manusia, seperti tingkat agresifitas dan persaingan.

Semakin usia bertambah, level hormon testosteron didalam tubuh anda akan secara bertahap menurun.

Hal ini dapat berujung pada banyak perubahan seperti salah satunya menurunnya hasrat seksual.

Sementara menurunnya hormon testosteron ini mungkin anda takutkan, ini adalah hal yang normal dan merupakan bagian dari penuaan seorang manusia.

KADAR NORMAL HORMON TESTOSTERON

Kadar normal hormon testosteron dalam darah bervariasi pada setiap orang, tergantung dari fungsi kelenjar tiroid, protein dan faktor lain,

PAda pria usia 19 tahun keatas, kadar normal hormon testosteorn berkisar antara 250 sampai 900 ng/dl.

Pada wanita usia 19 tahun keatas, kadar normalnya berkisar 10 – 60 ng/dl.

Hormon testosteron mencapai puncak sekitar usia 18 sampai 20 tahun, dan mulai menurun seiring usia bertambah.

HORMON TESTOSTERON DI DALAM RAHIM

Hormon testosteron diperlukan pada tahan perkembangan janin selama kehamilan, dimana dia mengkontrol proses pembentukan sistem reproduksi janin.

Kadar hormon testosteron harus berada pada kadar yang tepat pada saat proses pembentukan otak bayi untuk bayi yang sehat, karena jika terlalu tinggi kadarnya, sering dikaitkan dengan autisme.

TESTOSTERON DI MASA REMAJA HINGGA DEWASA

Kadar hormon testosteron berada pada puncaknya pada masa remaja hingga menjelang dewasa.

Pada anak laki-laki, tanda awal testosteron atau androgen pada tubuh, akan muncul saat memasuki usia puber.

Suaranya akan berubah, bahunya melebar, dan struktur wajahnya akan menjadi lebih maskulin.

MASA DEWASA

Semakin usia pria bertambah, hormon testosteronnya akan menurun, sekitar 1% – 2% setiap tahun setelah memasuki usia 30 tahun.

Pada wanita menjelang menopause, hormon testosteron umumnya diproduksi di ovarium.

Kadarnya akan menurun setelah menopause, dimana umumnya dimulai pada usia sekitar 45 sampai 55 tahun.

TANDA DAN GEJALA RENDAHNYA HORMON TESTOSTERON

Sebuah tes dapat dilakukan oleh dokter untuk mengukur kadar hormon testosteron didalam tubuh.

Beberapa orang dilahirkan dengan kondisi dimana hal tersebut menyebabkan kadar hormon testosteronnya rendah.

Anda mungkin akan menderita hormon testosteron rendah jika mengalami sakit dibagian testis atau ovarium, dimana hormon ini diproduksi.

Rendahnya hormon testosteron dapat menyebabkan perubahan perilaku seksual, termasuk:

  • Menurunnya hasrat seksual atau libido
  • Kurang mudah terangsang dan ereksi
  • Impotensi
  • Disfungsi ereksi
  • Infertilitas

Tanda lain rendahnya hormon testosteron termasuk diantaranya:

  • Depresi
  • Susah konsentrasi
  • Membesarnya payudara pada pria
  • Rendahnya motivasi
  • Kepadatan tulang menurun
  • Sering merasa lelah
  • Perubahan pola tidur

Bila anda merasa bahwa anda mengalami hormon testosteron menurun, segera kunjungi dokter anda untuk melakukan tes.

TESTOSTERON PADA WANITA

Testosteron adalah hormon utama pria, namun wanita juga membutuhkannya untuk fungsi tubh yang optimal.

Hormon testosteron ditemukan dalam kadar yang lebih rendah dari pada pria.

Kelebihan hormon testosteron pada wanita dapat menyebabkan:

  • Rambut rontok
  • Jerawat
  • Haid tidak teratur atau tidak haid
  • Tumbuhnya rambut di wajah dan bagian tubuh lain
  • Ketidaksuburan
  • Kista

Rendahnya hormon testosteron pada wanita juga menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan, disamping juga osteoporosis dan hasrat seksual menurun.

CARA MENGETES KADAR HORMON TESTOSTERON

Cara terbaik mengetes kadar hormon ini adalah dengan melakukan tes fisik dan tes darah.

Karena kadar hormon ini umumnya tinggi di pagi hari, tes darah dapat dilakukan sebelum jam 10 pagi pada anak muda.

Pria diatas 45 tahun dapat dites sampai jam 2 siang dengan hasil tetap akurat.

EFEK SAMPING DARI KADAR TESTOSTERON YANG TIDAK WAJAR

Meski gejala menurunnya hormon testosteron ini adalah hal yang normal seiring pertambahan usia, beberapa hal berikut juga bisa menjadi penyebab diantaranya

  • Fungsi kelenjar tiroid yang terganggu
  • Depresi
  • Konsumsi alkohol yang tidak wajar
  • Pengaruh pengobatan

Hormon testosteron yang rendah dari batas normal juga bisa disebabkan oleh kondisi seperti:

  • Kanker pada ovarium atau testis
  • Kegagalan testis
  • Obesitas parah
  • Bawaan genetis
  • Kemoterapi dan Radiasi
  • Penyakit Hypogonadism, kondisi dimana organ seksual tidak memproduksi hormon

Sementara kadar hormon testosteron yang tinggi dapat pula disebabkan oleh

  • PCOS atau kista ovarium
  • Tumor pada testis
  • Tumor pada kelenjar adrenal
  • Testosterone levels that are higher than the normal range may be caused by:

KESIMPULAN

Jika hormon testosteron anda disinyalir rendah, segera kunjungi dokter anda untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.

Terutama jika anda memang sedang melakukan program kehamilan.

Kekurangan hormon testosteron pada pria dan kekurangan pada wanita memiliki efek infertilitas yang cukup serius.

Hormon testosteron menurun adalah hal yang wajar, akan tetapi jika anda merasa belum saatnya hormon ini turun padahal anda masih dalam usia subur, segera kunjungi dokter anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *