Penyebab Sperma Encer Dan Cara Mengatasinya

Sperma encer ( atau sering disebut mani encer ) merupakan keadaan dimana kualitas sperma yang dikeluarkan oleh pasangan pria ( suami ) terlihat encer saat dikeluarkan ( baik saat berhubungan badan atau masturbasi ).

Penyebab utama sperma encer setidaknya dapat terbagi menjadi 4 sebab, yaitu rendahnya jumlah sel sperma, terlalu sering ejakulasi, kekurangan zinc, dan rendahnya hormon testosteron.

Catatan: sperma encer disini adalah cairan sperma yang “langsung terlihat encer” saat dikeluarkan oleh suami saat berhubungan badan.

Jika encernya adalah saat keluar dari miss-V setelah berhubungan badan, ini adalah hal yang wajar.

Sperma encer merupakan masalah umum yang diderita banyak pasangan pria, dan merupakan salah satu hal yang dapat menurunkan peluang kehamilan.

RENDAHNYA JUMLAH SEL SPERMA

Satu hal paling umum yang menyebabkan sperma encer adalah rendahnya jumlah sel sperma didalamnya.

Hal ini disebut dengan oligospermia.

Jika suami anda memiliki masalah ini, artinya jumah sel spermanya berada dibawah ambang batas normal jumlah sperma yang sehat.

Sperma dengan jumlah sel sperma dibawah 15 juta sel per mililiter cairan semen bisa dikatakan dibawah ambang batas normal.

Beberapa penyebab oligospermia diantaranya:

  • Varicocle. Merupakan pembengkakan pembuluh darah dari testis di skrotum. Ini adalah salah satu penyebab utama masalah kesuburan pria, yang masih dapat diobati.
  • Infeksi. Contohnya termasuk penyakit menular seksual seperti gonorhea atau infeksi jenis lain yang menyebabkan peradangan pada organ reproduksi, seperti pada bagian epididimitis.
  • Tumor. Tumor ganas atau tumor jinak di testis dapat mempengaruhi produksi sperma.
  • Ketidakseimbangan Hormon. Hormon yang diproduksi di testis, kelenjar hipofisis, dan hipotalamus semuanya diperlukan untuk menghasilkan jumlah sperma yang sehat. Perubahan pada produksi hormon ini dapat memengaruhi produksi sperma.

Hal lain yang berpotensi menyebabkan rendahnya kandungan sel sperma termasuk:

  • Masalah ejakulasi, seperti ejakuasi retrograde.
  • Antibodi anti-sperma dalam sistem kekebalan tubuh Anda
  • Cedera atau masalah lain pada tabung penghantar spermanya

EJAKULASI TERLALU SERING

Ejakulasi terlalu sering, berakibat pada produksi cairan sperma yang lebih encer.

Pada pria yang memiliki aktifitas masturbasi terlalu sering ( beberapa kali sehari ), kualitas cairan sperma yang dihasilkan akan lebih encer, karena tubuh tidak dapat memproduksi cairan sperma secepat pengeluarannya.

Tubuh setidaknya membutuhkan waktu beberapa hari untuk memproduksi cairan semen yang kental dan beberapa bulan untuk produksi sel sperma kembali normal.

Untuk memproduksi sel sperma yang baru, dewasa dan sehat, tubuh membutuhkan waktu setidaknya 90 hari.

Tapi untuk memproduksi cairan semen agar cairan sperma terlihat kental, hanya membutuhkan waktu beberapa hari.

TUBUH KEKURANGAN ZINC

Penyebab lain yang kemungkinan besar terjadi pada kasus sperma encer adalah kekurangan nutrisi zinc pada tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang tidak memiliki asupan zinc yang cukup atau pria yang kekurangan zinc dan menerima asupan suplemen zinc, memiliki produksi sperma yang lebih tahan terhadap antibodi anti-sperma didalam tubuh wanita.

Antibodi ini diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh istri, yang salah mengira sperma adalah zat asing yang berusaha masuk tubuh, lalu menyerangnya.

RENDAHNYA HORMON TESTOSTERON

Testosteron merupakan hormon seksualitas pria yang salah satu fungsinya mengatur libido, dan produksi sperma.

Pada pria yang sehat dan memiliki kadar hormon testosteron yang mencukupi, tubuh memproduksi sperma dengan optimal.

Namun pada pria yang memiliki kadar hormon testosteron yang rendah, produksi spermanya akan terganggu, menyebabkan efek samping seperti produksi sperma sedikit, sperma encer, dan hasrat seksual (libido) menurun.

Suplementasi zinc serta beberapa jenis olah raga dapat membantu meningkatkan produksi hormon ini.

YANG PERLU DIINGAT JIKA MEMILIKI SPERMA ENCER

Cairan sperma yang encer merupakan salah satu penyebab ketidaksuburan / infertilitas pria dan ikut andil menurunkan potensi kehamilan.

Tapi kualitas sperma tidak bisa dilihat HANYA dari kekentalan cairan spermanya saja.

Untuk mengetahui kualitas sel sperma yang sebenarnya, lebih jelas dan lebih akurat melalui tes analisa sperma di laboratorium.

Sementara mengentalkan cairan sperma, dapat dilakukan lewat 2 hal, yakni lewat perubahan gaya hidup lewat diet makanan yang kaya akan zinc, atau menggunakan suplementasi tambahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *